Belajar Menulis, dokumentasi pemikiran perjalanan hidup.

28 August 2010

HAL-HAL YANG BIASA DILAKUKAN KETIKA STRESS

RS skuler menulis dalam bukunya, stress merupakan kondisi dinamik individu yang dikonfrontasikan dengan peluang, kendala, atau bahkan tuntutan yang dikaitkan dengan keinginannya yang termat sangat untuk bisa mencapainya, sedangkan hasilnya dipersepsikan tidak pasti atau bahkan dianggap sangat penting. karena itu orang-orang yang rentan terhadap stress biasanya identik dengan ambisius, agresif, banyak jabatan (rangkap), gampang tersinggung, marah, dan lain sebagainya.

bagi orang yang mengidap stress, juga kerap terjadi akibat suatu penyesalan atas apa yang telah dilakukan dimasa lalunya. sehingga memicu rasa putus asa yang berlebih. perlakuan yang sering kali dianggap mampu mengobati stressnya salah satunya adalah minum-minuman keras, menyalahkan diri sendiri tanpa ampun, hingga sampai pada bunuh diri. jika dilihat sepintas stress, sering kali dianggap hal yang biasa. tentu tidak tidak seperti itu kebenarannya, karena fakta membuktikan bahwa perbuatan-perbuatan nekad seperti bunuh diri yang kerap terjadi, hampir keseluruhan dilatar belakangi oleh stress yang diderita pelaku. entah itu karena faktor EKONOMI, PUTUS CINTA, TERLALU BANYAK FIKIRAN, bahkan sampai faktor KELUARGA yang kurang harmonis.
penyakit stress ini tentu mempunyai kategori pengidap diberbagai sektor, baik itu pendidikan, bisnis, bahkan keluarga, dan lain sebagainya. dalam masing-masing sektor tentu memiliki kadar bahaya yang berbeda, dan tentu membutuhkan terapy dengan cara yang berbeda juga. sperti yang sudah tertera diatas dalam sektor pendidikan biasanya terjadi pada siswa, namun tidak menutup lemungkinan juga pada guru ataupun karyawan. begitu juga diwilayah sektor bisnis, biasanya karena faktor bangkrut atas usahanya, sampai pada hutang perusahaan yang terus meningkat, hingga terjadi PHK, jika sudah demikian tentu yang mengalami stress bukan hanya para pemilik perusahaan, tetapi juga para karyawan.
dampak atau hal-hal yang sering dilakukan oleh orang yang mengalami gangguan stress, terutama dalam pergaulan modern CONNER mengungkap beberapa perubahan yang dialami tanpa disadari oleh pengidap stress. antara lain:
  • minum-minum keras dan merokok berlebihan
  • gangguan fungsi seksual, libido bisa meningkat atau bahkan menurun
  • kesulitan dalam mengambil keputusan, yang semula mampu dan percaya diri
  • gangguan dalam alam perasaan, (mudah tersinggung, marah, serta reaktif dalam merespon permasalahan) tidak seperti biasanya
  • berat badan berubah, bisa bertambah ataupun menurun
  • terlalu berlebihan dalam menghadapi hal-hal sepele, over acting dan reaktif
  • sering melakukan kekeliruan, padahal sebelumnya sangat teliti dan dapat dipercaya
jika ditinjau dari ungkapan CONNER diatas dari setiap perubahan yang dialami, semuanya berbalik dari yang positif menjadi negatif. perubahan yang tidak relevan.

karena stress, sebagai reaksi dari tekanan mental ataupun tekanan kehidupan, sehingga bukan hanya perubahan sifat yang terlihat, tetapi juga perubahan pada fisik. antara lain:
  • rambut berubah warna kecoklatan, kusam, beruban, dan rontok
  • pandangan mata kabur, karena otot-otot yang mengendur
  • pendengaran sering terganggu dengan suara berdenging
  • daya ingat dan konsentrasi menurun, pelupa, dan sering mengeluh sakit kepala
  • ekspresi wajah tegang, dahi berkerut, mimik nampak serius, sukar untuk senyum/tertawa dan kulit muka kedutan
  • mulut dan bibir sering kering, tenggorokan sakit dan susah buat menelan
  • sebagian kulit tubuh panas, dingin, atau keringat berlebihan
  • pernafasan terasa berat dan sesak
  • jantung berdebar, pembuluh darah melebar atau menyempit, sehingga raut muka terlihat pucat
  • lambung terasa kembung, perih, mual dan pedih, dikarenakan asam lambung berlebihan
  • frekuensi buang air kecil meningkat
  • kadar gula meninggi
  • libido meningkat atau sebaliknya menurun
bagi banyak kalangan, hal-hal tersebut mungkin dianggap sebagai hal yang wajar, namun sebenarnya ada sesuatu yang menyebabkan itu semua, meskipun kadang tanpa disadari ataupun enggan untuk menyadari.

    0 komentar:

    Post a Comment